Gen Z: Dari Depresi Menuju Resistensi
Oleh: Ummu Zahidah*)
IndonesiaNeo, OPINI - Persoalan Gen Z seolah tidak pernah habis dibahas. Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, generasi ini justru dihadapkan pada berbagai persoalan yang memengaruhi kesehatan mental dan cara mereka memandang masa depan, seolah-olah semua yang dibutuhkan hanya seperti cerita Drakor.
Sedangkan faktanya, dari berbagai survei yang dilakukan menyebutkan Generasi Z di Indonesia paling banyak mengalami kecemasan dan gangguan mental. Faktor pemicunya pun beragam, mulai dari pengaruh media sosial, tekanan sosial, dan lain-lain. Fenomena ini juga terjadi di berbagai belahan dunia. Ketidakpastian karier dan masa depan membuat Gen Z bersikap lebih skeptis. Namun, dari kondisi tersebut muncul gelombang resistensi yang diprediksi mampu menjadi titik balik bagi generasi ini (turto.id, 12/03/2026).
Krisis Peradaban Sekuleristik Kapitalistik
Krisis multidimensi yang melanda dunia hari ini menjadi pemicu utama kecemasan Gen Z. Potensi mereka sebagai pemuda dilemahkan oleh berbagai hal yang merusak jati diri melalui peradaban sekuleristik kapitalistik. Abainya riayah negara terhadap generasi turut memperparah keadaan. Alih-alih dirangkul, generasi muda justru sering kali mendapat stigma negatif dari generasi di atasnya. Di sisi lain, kecemasan dan sikap kritis Gen Z dapat menjadi peluang perubahan untuk bangkit menuju kondisi yang lebih ideal.
Konstruksi Islam
Dalam Islam sebagai solusi dari krisis yang melanda dunia hari ini. Penerapan Islam mendatangkan rahmatan lil ‘alamin, membawa ketenangan dan keselamatan hidup bagi manusia. Karakter generasi di masa kejayaan Islam sangat kuat, berkepribadian Islam dan cakap dalam berbagai bidang keilmuan. Kehadiran negara sebagai pelindung dan pelayan umat menjamin pemenuhan kebutuhan hidup secara adil. Menyadarkan pemuda hari ini untuk mengemban mabda Islam serta peduli terhadap kondisi umat, agar masa depan emas bukan lagi sebatas angan-angan.
Wallahu a‘lam.[]
*) Pemerhati Sosial dan Generasi


Post a Comment